
Dry Cleaning Vs Wet Cleaning
Dry cleaning dan wet cleaning adalah dua metode pencucian yang paling umum digunakan, namun keduanya bekerja dengan cara yang berbeda. Dry cleaning menggunakan cairan pelarut kimia tanpa air, sehingga cocok untuk pakaian berbahan sensitif yang mudah rusak jika dicuci dengan air. Metode ini dikenal mampu menjaga warna dan kecerahan bahan serta lebih efektif mengangkat noda minyak.
Tidak ada satu metode pencucian yang paling benar untuk semua pakaian. Kunci utamanya adalah memahami karakter bahan dan jenis noda yang menempel.
Sementara itu, wet cleaning menggunakan air, deterjen, dan sabun seperti proses mencuci pada umumnya. Metode ini lebih ramah lingkungan dan efektif untuk membersihkan noda alami seperti keringat, urin, atau jamur. Selain itu, penggunaan air membantu menjaga serat kain tetap awet, meskipun berisiko menyebabkan penyusutan atau perubahan bentuk jika tidak ditangani dengan benar.
Pemilihan metode pencucian sebaiknya disesuaikan dengan jenis pakaian dan kebutuhan Anda. Untuk pakaian formal atau berbahan sensitif, dry cleaning menjadi pilihan yang aman. Sedangkan untuk pakaian harian dengan noda alami, wet cleaning sudah cukup efektif. Layanan profesional seperti ClingWash membantu menentukan metode terbaik agar pakaian tetap bersih, terawat, dan tahan lama.
Source: clingwash.id
Leave your thought here
Your email address will not be published. Required fields are marked *


Comments (1)
James Scott
Artikel ini sangat membantu. Penjelasannya jelas dan tips yang diberikan mudah diterapkan dalam keseharian.
Harry Ferguson
Saya sering mengalami masalah ini dan akhirnya paham penyebabnya setelah membaca artikel ini. Terima kasih atas informasinya.